Tips Membangun Model Bisnis ala Alexander Osterwalder & Yves Pigneur

Lingkungan bisnis menjadi semakin keras dan kompetitif, banyak keunggulan bersaing sudah menjadi tidak releven lagi, IBM yang 30 tahun lalu merupakan perusahaan raksasa di bidang mainframe dan PC, saat ini harus rela melepaskan bisnis PC-nya kepada Lenovo, perusahaan Komputer milik cina, General Motor (GM), salah satu ikon Amerika saat ini terus merasakan gempuran mobil – mobil Jepang dan Korea di negerinya sendiri, hingga saat ini GM masih harus berkutat pada permasalahan internalnya agar kembali menjadi perusahaan yang profitable, sementara pesaing terbesarnya – yaitu Toyota, terus membayangi, bahkan di tahun 2017 Toyota sempat mengalahkan tingkat produksi GM secara global

Menurut penelitian yang dilakukan oleh L.G Thomas dan Richard D’Aveni, sejak tahun 1950 hingga tahun 2012 telah menjadi perubahan secara gradual pada industri manufaktur di Amerika secara besar – besaran, Keanekaragaman dan kerapuhan keunggulan bersaing yang di miliki oleh perusahan – perusahaan tersebut cenderung meningkat, ini menunjukan bahwa hyper competition memang benar – benar nyata, dalam penelitian tersebut ditemukan juga bahwa kompetisi monopolistik cenderung akan mati, pasar tidak hanya di dominasi perusahan – perusahaan besar, perusahaan – perusahaan yang mengembangkan kreatifitas, fleksibilitas serta inovasi-lah yang akan menang di pasar

Pos Indonesia yang dulu selalu menguasai pengiriman surat dan paket serta wesel, saat ini harus menghadapi berbagai jenis persaingan yang sangat keras di industri ini, PT Pos harus menghadapi ancaman dari pemain – pemain global yang sangat kuat, seperti DHL, UPS, TNT dan lainnya, serta menghadapi pemain – pemain kecil yang sangat kreatif dan dinamis, usaha wesel pos-nya pun menghadapi tantangan dari ATM yang jaringannya mulai merambah ke desa, keunggulan bersaing PT. Pos berupa luas-nya jaringan ternyata telah menjadi kurang relevan dengan pasar sasaran, PT. Pos harus membangun model bisnis yang baru untuk menciptakan nilai yang kuat, model bisnis yang di ciptakan harus menggambarkan suatu pemikiran bagaimana perusahaan menciptakan, membangun, memelihara, dan mengantarkan nilai kepada pasar sasaran

Dengan kondisi persaingan yang sangat kompetitif, kita harus membangun model bisnis yang inovatif dan kreatif, salah satu model bisnis yang kreatif dan inovatif adalah model bisnis Alexander Osterwalder & Yves Pigneur, suatu model bisnis yang di dalamnya memuat Sembilan blok bangunan dasar yang memperlihatkan cara berpikir tentang bagaimana suatu perusahaan menghasilkan uang, kesembilan blok tersebut mencakup empat bidang utama dalam suatu bisnis, yaitu pelanggan, penawaran, infrastruktur dan kelangsungan finansial, model bisnis ibarat blue print sebuah strategi yang di terapkan melalui struktur organisasi, proses dan sistem

Sembilan blok bangunan model bisnis tersebut adalah..

Pertama, customer segments, menggambarkan untuk siapakah kita menciptakan nilai dan siapakah pelanggan terpenting dari merek yang kita pasarkan

Kedua, Value propositions, menggambarkan tentang nilai yang kita berikan kepada pelanggan serta kebutuhan pelanggan manakah yang kita penuhi, misalnya, value propositions dari apple ipod/itunes adalah memberikan pengalaman menikmati musik tanpa batas

Ketiga, channels, menggambarkan tentang jenis saluran yang ingin kita pakai untuk menjangkau pasar sasaran merek yang kita pasarkan, bagaimana saluran – saluran yang ada bisa terintegrasi, bagaimana memilih saluran – saluran yang terbaik dan bagaimana caranya mengintegrasikan saluran tersebut dengan kebiasaan pelanggan

Keempat, customer relationship, menggambarkan tentang jenis hubungan yang ingin di bangun dan di pertahankan, dan bagaimana hubungan pelanggan tersebut terintegrasi dengan model – model bisnis yang lain

Kelima, revenue streams, adalah blok bangunan arus pendapatan, menggambarkan uang tunai yang di hasilkan dari tiap segmen pelanggan, disini biaya harus mengurangi pendapatan untuk menghasilkan pemasukan

Keenam, Key resources, adalah blok bangunan sumber daya utama, menggambarkan asset – asset terpenting yang diperlukan agar sebuah model bisnis dapat berfungsi!

Ketujuh, key activities, adalah blok bangunan aktifitas kunci, menggambarkan hal – hal terpenting yang harus dilakukan perusahaan agar model bisnisnya dapat bekerja

Kedelapan, key partnership, blok bangunan kemitraan utama menggambarkan jaringan pemasok dan mitra yang membuat model bisnis dapat bekerja

Kesembilan, cost structure, menggambarkan semua biaya yang dikeluarkan untuk mengoperasikan model bisnis

Penutup

Untuk itu, anda harus menciptakan inovasi model bisnis yang mampu menjawab persaingan yang hyper competitive, selalu berpikir tentang bagaimana cara mendapatkan nilai lebih bagi bisnis anda, dan anda pun harus terus berusaha menemukan cara – cara yang lebih inovatif dalam berbisnis, sehingga model bisnis anda tidak pernah usang!

Leave a Reply

error: Budayakan Membaca!
About | Contact | Disclaimer | Privacy Policy | Sitemap | TOS