Kelebihan & Kekurangan Jualan Online di Marketplace (Bukalapak, Tokopedia, Shopee, Lazada) & 3 Cara Membuat Toko Online

NR – Bagi penjual (belum saya katakan pembisnis) online, istilah marketplace tentu sudah sangat familiar, Tempat untuk berjualan dengan potensi yang luar biasa (dan gratis), namun tentu ada beberapa kelebihan dan kekurangan berjualan di marketplace

Keberadaan marketplace sangat dibutuhkan untuk penjual dalam mendongrak penjualannya

Dengan menganalisa lebih jauh kelebihan dan kekurangan marketplace dan memberikan ulasan tentang beberapa macam cara tentang membuat website akan bisa membantu anda menentukan langkah yang tepat untuk bertarung dalam sebuah bisnis di ranah online

Kelebihan Marketplace

  1. Anda tidak perlu memikirkan promosi Karena disini adalah tempatnya pembeli, tinggal memanfaatkan dan memaksimalkan keberadaan mereka dengan baik
  2. Anda hanya menerima pesan orderan yang sudah terbayarkan – hanya melayani orderan pasti
  3. Banyak pedagang, bisa tukar informasi, biasanya cuma sebatas hambatan atau rintangan dalam berjualan
  4. Rekening bersama untuk keamanan, tidak perlu membuat banyak rekening dan membuat keadaan lebih terjamin untuk konsumen
  5. Promosi gratis dari marketplace, banyak marketplace yang rela menggelontorkan dana yang tidak sedikit (termasuk menyewa behel ojek online untuk dipasangkan billboard) ini akan bermanfaat untuk anda dalam mengenalkan produk anda kepada konsumen
  6. Banyak produk tersedia, akan membuat konsumen betah berlama – lama dalam marketplace tersebut dan menjadikan peluang produk anda terjual semakin besar

Kekurangan Marketplace

  1. Tidak ada Kontrol anda 100%, kapan pun dana anda di bekukan/anda di suspend/produk anda tidak di up (karena bukan premium member) dan lain sebagainya, itu adalah 100% otoritas mereka
  2. Tidak ada kedekatan personal dengan pembeli, hanya sebatas “berapa rupiah”, pembeli akan mudah berpaling jika menemukan penjual yang lebih murah 🙂
  3. Hanya terjebak sebagai penjual karena dominasi perkembangan bisnis ada di tangan managemen marketplace yang anda tempati
  4. Sulit berkembang, hanya selalu memikirkan harga termurah, murah dan murah, akan sulit keluar sebagai mental pedagang, yang pada akhirnya akan merugikan anda dan menguntungkan pembeli
  5. Persaingan terbuka antar penjual, fitur searching yang hanya fokus pada produk penjual premium akan membuat pencarian produk kita akan mendem entah kemana
  6. Sangat sulit mencari niche, selain anda perlu niche yang sangat spesifik dan lengkap (warna, ukuran, varian dsbnya), anda juga perlu harga murah semurah murahnya untuk mendapatkan loyalitas konsumen

Start up awal sangat disarankan menjual produknya dimarketplace

Kenapa..?

Karena untuk pemula sangat memerlukan amunisi untuk tumbuh kembang bisnisnya (Transaksi penjualan)

Sekarang saya anggap anda sudah sadar dan ingin mengembangkan bisnis anda lebih jauh lagi dan lebih dalam lagi lebih dalam..

Maka membuat Toko online dengan Brand, gaya, strategy promosi, membuat list builder dan lain lain, anda yang tentukan sendiri kemana arah bisnis anda DAN mau jadi seberapa besar bisnis anda

Bagi para start up yang mulai ingin mengembangkan bisnisnya lebih dahsyat lagi, ada berbagai macam cara mudah dan murah membuat website, semua disesuaikan dengan kemauan dan kemampuan anda, berikut 3 cara membuat website/toko online dan mulai jadi pemilik bisnis seutuhnya dan seluruhnya!

1. Membuat website dengan self hosted domain

Disini anda membuat domain sendiri, menyewa hosting sendiri lalu membeli template sendiri dan setup sendiri sesuai panduan yang ada dapat dari pihak developer

Kelebihan dari cara ini anda bisa mengeluarkan budget minim namun akan kesulitan memaintence website, apalagi jika belum berpengalaman dalam mencari rekan bisnis dalam membuat self hosted domain dan jika mereka merasa di repotkan dengan pertanyaan – pertanyaan anda, anda bisa di lepas begitu saja atau di jawab ala kadarnya tanpa mentoring lebih lanjut, yang pada akhirnya anda akan berasumsi, “Ah Bikin Toko Online susah”

Kekurangan: Akan sangat sulit bersaing dengan pemain lama dan Marketplace secara metode pemasaran (mudah – mudahan anda tidak lemas sebelum waktunya), biaya yang murah tadi di awal membuat website, akan membengkak jika tidak di iringi optimasi website yang tepat untuk pemasaran (SEO, Fb ads, IG ads, Google Ads)

Jangan sampai anda sibuk utak atik website dan sibuk optimasi malah lupa jualan ya, nanti malah geser jadi pengangguran di rumah daripada sibuk berjualan 🙂

Rekomendasi: Niagahoster, Dewaweb.

2. Membuat website dengan kontrak bulanan

Di sini anda melakukan kontrak sewa toko online dengan biaya mulai dari Rp. 99rb per bulan, di sini anda tidak perlu memikirkan domain, instalasi awal, setting toko, SEO dan pekerjaan lain yang akan membuang waktu anda, karena semuanya akan serba otomatis, Template pun banyak ragam pilihannya, tapi biasanya masih terbatas pada Toko Online dan Company Profile, jadi anda bisa bebas berkreasi dan berkonsentrasi dalam pemasaran/promosi maupun melayani pelanggan

Hambatan internal dengan model ini adalah anda akan mudah terasa terjebak lagi dalam mental pedagang, karena saking mudahnya memanage Toko Online, jika belum terjadi penjualan hebat di awal, rasa jenuh dan malas akan melanda hebat dan skill sebagai pembisnis online anda tidak akan terlatih

Jasa pembuatan model ini cocok bagi anda yang mempunyai produk niche bagus dan sudah mempunyai omset stabil (sudah berjualan offline sebelumnya), karena biaya bulanan sewa kontrak domain dan toko online di perlukan setiap bulannya dan biaya yang di keluarkan tersebut adalah suatu keharusan

Kekurangan: Jika Toko Online anda Tumbuh dan berkembang dan anda berniat lepas dari biaya bulanan tersebut, tanyakan terlebih dahulu domain dan data toko online anda, apakah bisa dipindahkan? karena domain dan data toko online adalah asset yang berharga untuk pembisnis online

Rekomendasi: Jejualan, WebsiteKeren

3. Membuat website custom

Jika anda sudah mempunyai penjualan yang mantap dan ingin segera ngebut dengan brand sendiri, anda bisa mencoba jasa pembuatan website custom, anda bisa menyesuaikan landing page dengan konsep anda, fitur, template dan lain lain, pokoknya anda banget deh! dan tidak akan sama dengan orang lain, cocok bagi anda yang mempunyai budget lebih dan mempunyai konsep matang tentang bisnis anda ke depannya

Membuat website dengan cara ini juga memiliki kelebihan dan kekurangannya, kelebihannya adalah, anda bisa mengcustom website dengan arah bisnis anda dan bendera bisnis anda bisa akan langsung mentereng di jagad online, sedangkan kekurangan model membuat website dengan cari ini adalah, anda harus merogoh kocek lebih dalam, sesuai dengan kampanye saya, You Get What You Pay, Harga Jasa Pembuatan Toko Online bervariasi, karena tergantung dari framework yang digunakan, fitur yang ada dan lain sebagainya, umumnya kisaran mulai di harga Rp. 10.000.000,- untuk model custome dengan CMS Prestashop

Harga di atas belum termasuk budget promosi ya

Kesimpulan

Jika anda baru memulai bisnis berjualan online, berjualanlah di Marketplace, karena sebagai penjual, anda memerlukan Amunisi berupa transaksi penjualan untuk nafas cashflow bisnis, seiring berjalannya waktu, mulailah membuat toko online dengan brand anda sendiri dan pelan – pelan mulai mengalihkan pelanggan loyal anda di market place untuk bertransaksi di toko online milik anda

Salah satu tips mengalihkan Pelanggan loyal anda di Market place, tawarkan harga lebih murah Rp. 5.000 – Rp. 10.000 jika berbelanja di toko online anda (anda harus set harga lebih murah vs toko di market place)

Jika pelanggan anda bertanya bertanya kenapa jualan di Marketplace sedikit lebih mahal?, mudah saja jawabannya, itu adalah biaya charge handling fee karena dana anda tertahan sampai pelanggan klik tombol penerimaan barang/cair otomatis

semoga membantu dan bermanfaat