Hari jumat disebut sebagai penghulu hari,  bahkan beberapa masyarakat menganggap sebagai hari keramat.

Hari Jumat, disebut “Sayyidul Ayyam”, tuannya dari hari-hari, karena di dalamnya dipenuhi dengan keberkahan, keluarbiasaan, dengan sejarah panjangnya.

Kata “Jum’at” dalam Kamus Al-Lughah Al-Arabiyah Al-Ma’ashir dapat dibaca tiga; “Jumuah”, “Jum’ah” dan “Jumaah”.

Namun, cara baca yang paling banyak digunakan adalah kata “Jumu’ah”. Menurut Imam al-Farra’, Dengan tiga bacaan di atas adalah merupakan sifat hari, artinya berkumpulnya manusia, seperti “Humazah” yang bermakna “mengumpulkan”. Sedangkan bahasa Indonesia menyerap kata tersebut menjadi “Jum’at” , takhfif, dengan men-sukun-kan Mim-nya.

Ada banyak pendapat tentang asal menamaan kata “Jum’at”. Ada yang mengatakan, disebut “Jum’at” karena sempurnanya penciptaan yang dihimpun pada hari itu, sebagaimana pendapat Imam Abu Hanifah dan Ibnu Abbas.

Hari jumat adalah hari yang agung,  dengannya Allah mengagungkan dan menghiasi islam.  Allah memuliakan umat Muhammad Sallallahu ‘alaihi Wassalam dengan hari jumat yang tidak diberikan kepada umat – umat nabi terdahulu. 

Jumat juga merupakan hari paling baik dan istimewa, bagi umat Muslim.Karena hari ini merupakan hari dimana seluruh umat musim diwajibkan ke Masjid menunaikan ibadah sholat jumat yang diwajibkan bagi kaum lalaki yang sudah balig. 

Untuk lebih jelasnya mari kita simak beberapa keistimewaan dan langkah apa saja yang kita lakukan agar mendapatkan berkah dan pengampunan di Hari Jumat, hari yang paling baik di antara 7 hari lainnya.

Al-Imam al-Syafi’i dan al-Imam Ahmad meriwayatkan dari Sa’ad bin ‘Ubadah sebuah hadits. 

“Rajanya hari di sisi Allah adalah hari Jumat. Ia lebih agung dari pada hari raya kurban dan hari raya Fithri. Di dalam Jumat terdapat lima keutamaan. Pada hari Jumat Allah menciptakan Nabi Adam dan mengeluarkannya dari surga ke bumi. Pada hari Jumat pula Nabi Adam wafat. Di dalam hari Jumat terdapat waktu yang tiada seorang hamba meminta sesuatu di dalamnya kecuali Allah mengabulkan permintaannya, selama tidak meminta dosa atau memutus tali shilaturrahim. Hari kiamat juga terjadi di hari Jumat. Tiada Malaikat yang didekatkan di sisi Allah, langit, bumi, angin, gunung dan batu kecuali ia khawatir terjadinya kiamat saat hari Jumat”. 

Hari Jumat hari istimewa karena ada secara khusus di alam Alquran ada Surah Al Jumuah, dan juga dijelas dalam Hadis Nabi SAW.

Abu Hurairah meriwayatkan kalau Rasulullah bersabada :

“Hari paling baik dimana pada hari itu matahari terbit yaitu hari Jum’at. Pada hari itu Adam diciptakan, dimasukkan surga dan di keluarkan darinya. Serta kiamat tidak akan berlangsung terkecuali pada hari Jum’at.

Surat Al Jumuah Ayat 9:

“Hai orang-orang yang beriman, apabila diseru untuk menunaikan sholat pada hari Jum’at, maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui”. (QS. 62:9)

Nah dari ayat di atas sudah jelas bahwa betapa istimewanya hari Jumat yang dimuliakan tersebut.

Mengapa hari itu diwajibkan bagi laki-laki untuk berkumpul di masjid dan menunaikan Sholat Jumat?

Surat Al Jumuah Ayat 9:

“Hai orang-orang yang beriman, apabila diseru untuk menunaikan sholat pada hari Jum’at, maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui”. (QS. 62:9). 

Demikianlah penjelasan mengenai keutamaan hari Jumat. Masih banyak lagi dalil-dalil yang menyebutkan keutamaan hari Jumat, jauh lebih banyak dari apa yang telah disebutkan di atas. Semoga bermanfaat. Semoga kita senantiasa mendapat taufiq dari Allah untuk bisa menjalankan amaliyyah di hari Jumat dengan konsisten.