3 Jenis Golongan Obat yang beredar di Masyarakat

Tidak semua obat bebas di perjual-belikan di toko obat, baik secara tradisional/Off line maupun online, Menurut peraturan Menteri Kesehatan hanya obat bebas dan bebas terbatas yang diperbolehkan dijual-belikan di toko obat

Pemerintah bertugas mengawasi penggunaan obat oleh rakyat dan turut menjaga penggunaannya, pemerintah menggolongkan obat sebagai berikut:

1. Obat Bebas

Obat yang digunakan untuk mengobati gejala penyakit yang ringan yang bersifat nonspesifik. Obat ini dijual, baik di toko obat, apotek maupun di supermarket. Seperti: Tablet vitamin C, minyak kayu putih, Obat batuk putih, Obat batuk hitam, Tablet Paracetamol, Pada kemasannya terdapat tanda lingkaran hijau bergaris tepi hitam.

2. Obat Terbatas

Obat ini sebenarnya termasuk dakam kategori obat keras, akan tetapi dalam jumlah tertentu masih dapat diperjual-belikan secara bebas tanpa resep dokter. Sebagai obat keras, penggunaan obat ini diberi batas untuk setiap takarannya, Pada kemasannya terdapat tanda lingkaran biru bergaris tepi hitam.

3. Obat Keras

Obat-obatan yang termasuk dalam golongan ini berkhasiat keras dan bila dipakai sembarangan bisa berbahaya bahkan meracuni tubuh, memperparah penyakit, memicu munculnya penyakit lain sebagai efek negatifnya, hingga menyebabkan kerusakan organ-organ tubuh, bahkan dapat menyebabkan kematian. Oleh karena itu, golongan obat ini hanya boleh diberikan atas resep dokter umum/spesialis, dokter gigi, dan dokter hewan, Pada kemasannya terdapat tanda lingkaran merah bergaris tepi hitam dengan tulisan huruf K di dalamnya.

Jika ada toko obat yang menjual selain obat bebas dan bebas terbatas maka sudah menyalahi undang-undang, sering terjadi kasus razia toko obat kadaluwarsa di Pasar Pramuka, Jakarta Timur, Kebanyakan obat keras yang diganti tanggal kadaluwarsanya. Ada juga obat yang laris manis seperti vitamin, obat penurun asam lambung, suplemen, dan sebagainya. Rata-rata obat yang sering di iklan

Jika kamu sedikit banyak-nya sudah Mengenal Jenis-jenis golongan obat yang beredar di masyarakat, maka kamu bisa lebih mawas diri